cara supaya cepat hamil

Tips cara supaya cepat hamil alami dan aman

Rabu, 28 Maret 2018

Cara Menghitung Masa Subur setelah Haid Agar Cepat Hamil

Pahamilah Masa Subur untuk Kehamilanmu “Cara Menghitung Masa Subur setelah Haid Agar Cepat Hamil”

Anda perlu mengetahui cara menghitung masa subur setelah haid agar cepat hamil. Setelah haid, menghitung dan memperkirakan masa kesuburan wanita merupakan cara yang paling utama untuk memiliki buah hati. Itulah mengapa Anda perlu membuat rencana kehamilan Anda dengan mencatat menstruasi atau periode haid Anda.

Cara Menghitung Masa Subur setelah Haid Agar Cepat Hamil

Menstruasi atau periode haid

Periode haid merupakan rentang waktu haid, dimulai sejak hari pertama Anda haid sampai hari pertama Anda haid berikutnya. Periode haid normal yaitu 21-35 hari. Dimulainya haid bersamaan dengan meluruhnya dinding rahim dan berubah menjadi darah yang keluar dari vagina. Saat Anda mengalami haid saat itu juga di dalam ovarium, sel telur berkembang. Lalu terjadilah ovulasi yaitu lepasnya sel telur dari ovarium ketika matangnya sel telur. Tiap wanita memiliki waktu terjadinya ovulasi yang berbeda sehingga penting bagi setiap wanita untuk mengetahui periode haid agar bisa memperkirakan kapan terjadinya ovulasi.

Kapan sih masa subur?

Masa subur seorang wanita berkisar di antara watku ovulasi dan kira kira dalam 5 hari sebelum terjadinya ovulasi. Masa subur biasanya berkisar antara 12 hingga 16 hari sebelum haid berikutnya atau pada hari ke-10 sampai hari ke-17 setelah dimulainya haid sebelumnya. Masa subur tersebut berlaku bagi wanita yang memiliki periode haid 28 hari. Namun, jika Anda memiliki siklus yang berbeda, Anda dapat mencoba menghitung sendiri kapan waktu terjadinya masa subur Anda.

Perhitungan masa subur

Agar seorang wanita dapat hamil, sel telur hasil ovulasi dalam waktu 12-24 jam harus sudah dibuahi. Hal tersebut menjadikan perhitungan masa subur ini sangatlah penting untuk mengetahui saat wanita paling subur. Berikut merupakan cara memperkirakan masa subur dengan perhitungan sebagai berikut:

  • Anda perlu mengetahui periode haid terpanjang Anda. Misalkan 30 hari, kurangi angka 30 tersebut dengan 11. Hasilnya yaitu 19, nah angka tersebut merupakan hari terakhir masa Anda paling subur.
  • Anda juga perlu mengetahui perode haid terpendek Anda. Misalkan 27 hari, kurangi angka tersebut dengan angka 18, maka akan menghasilkan angka 9, angka tersebut merupakan hari pertama masa Anda paling subur.

Dengan perhitungan tersebut, diperkirakan Anda akan berada pada saat paling subur pada hari ke 9 hingga hari ke 19, jika Anda memiliki periode haid 27 hingga 30 hari.

Indikator lain

Untuk memperkuat perkiraan Anda saat terjadinya hari yang paling subur, Anda dapat melihat beberapa indikator, antara lain:
  • Meningkatnya suhu basal tubuh
basal tubuh merupakan kondisi tubuh saat terbangun pada pagi hari dengan suhu normal yaitu 35,5 hingga 36,6 oC. Jika suhu tubuh basal Anda meningkat, dapat diartikan Anda mengalami masa ovulasi terakhir pada 1 hingga 2 hari.
  • Adanya lendir
Keberadaan lendir menunjukkan adanya perubahan pada hormon estrogen di dalam tubuh. Keberadaan lendir ini juga dapat menjadi tanda bahwa masa ovulasi akan segera terjadi. Cairan atau lendir seperti putih telur yang licin, bening, dan juga elastis, dapat menjadi tanda bahwa Anda berada pada hari yang paling subur.
  • Meningkatnya perasaan gairah
Ketika masa subur, sebagian dari wanita di dunia ini akan merasakan semangat, lebih mudah berinteraksi atau bersosialisasi dengan orang lain, dan lebih bergairah.
  • Mengalami sakit atau nyeri pada punggung atau perut
Ketika masa ovulasi, sebagian wanita akan mengalami sakit ringan sampai berat pada bagian salah satu punggung atau perut. Ini dapat menjadi tanda untuk mengetahui masa paling subur seorang wanita.

Nah, begitulah cara menghitung masa subur setelah haid agar cepat hamil dan beberapa indidkator yang dapat membantu Anda untuk memperkirakan masa subur Anda. Semoga bermanfaat!

 
Back To Top