cara supaya cepat hamil

Dapatkan Tips Cara Cepat Hamil Alami Disini

Cara Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa Hpht

Hari pertama periode haid terakhir sudah sejak lama digunakan untuk menghitung usia kehamilan. Metode ini adalah metode yang sangat kuno namun sangat efektif. Tapi pada kenyataannya banyak hal yang membuat cara ini kurang ampuh karena faktor lupa. Berikut ini adalah Cara Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa Hpht.

Cara Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa Hpht

Cara menghitung Hpht yang benar

Sebelum membahas cara lainnya, ada kalanya lebih baik dimaksimalkan dulu cara yang tradisional ini. Selain mudah cara ini juga sangat mudah dan tidak akan membuat anda keluar biaya sedikitpun. Jika memang mampu mengingat dan memang mempunyai siklus haid atau menstruasi yang teratur maka hari terakhir haid dapat dihitung sebagai hari pertama seorang wanita mencapai kehamilan. Dokter yang ahli sekalipun juga masih tetap menggunakan metode ini jika memang dapat dideteksi dengan baik.

Baca ini juga ya >>> penumbuh rambut bayi tradisional

Hpht sebenarnya ada rumusnya sehingga teknik ini dapat dilakukan oleh siapa pun tanpa bantuan alat alat canggih. Berikut ini adalah rumusnya untuk menentukan hari kelahiran:

Format DD/MM/YYYY

Tanggal hpht + tujuh / bulan saat hpht – 3 / tahun saat hpht + 1

(asumsi siklus haid teratur 28 hari)

Jadi misalnya seorang wanita mengalami terakhir kali menstruasi misalkan pada tanggal 18 bulan November tahun 2018. Maka HPL wanita tersebut jika menggunakan perhitungan diatas adalah tanggal 25 bulan Agustus tahun 2019. Cara ini cukup mudah, dan agar tidak lupa sebaiknya jika sudah menikah dan melakukan hubungan intim secara teratur maka ada baiknya untuk selalu mencatat tanggal menstruasi pada kalender.

Cara Ampuh Lainnya Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa Hpht


Jika memang sudah terlanjur lupa kapan hpht yang terakhir atau memang sangat susah melacaknya karena jadwal menstruasi yang kurang teratur maka dapat menggunakan beberapa cara di bawah ini:

    #1 Perhitungan berdasarkan tinggi puncak rahim

Cara ini sangat mudah, dan biasanya dilakukan oleh dokter ataupun bidan dengan menggunakan pita ukur. Cara ini sangat sederhana dan memakan biaya yang jauh lebih murah. Caranya adalah dengan cara mengukur jarak dari tulang kemaluan pada wanita hingga bagian rahim yang puncak. Perhitungan ini biasanya sudah dapat dilakukan saat usia kehamilan mencapai atau melewati sekitar 22 hingga 24 minggu.

Jarak antara tulang kemaluan hingga puncak rahim adalah perhitungan usia kehamilan wanita. Misalnya jika setelah melakukan proses pengukuran yang benar, dan ditemukan bahwa jarak antara tulang kemaluan wanita hingga puncak rahimnya adalah 28 cm. Maka dapat disimpulkan bahwa usia kehamilan wanita tersebut adalah 28 minggu. Jarak antara tulang kemaluan dan puncak rahim yang semakin panjang menandakan bahwa usia kehamilan sudah semakin tua dan semakin mendekati proses kelahiran. Sementara jarak yang lebih pendek menandakan proses kehamilan masih muda dan masih lama menuju proses kelahiran.

    #2 Menggunakan USG

Cara perhitungan yang terakhir dan tentunya paling akurat adalah dengan menggunakan USG (ultrasonografi). Alat ini mempunyai keakuratan yang paling tinggi begitu juga dengan biaya yang akan dikeluarkan. Namun wanita tidak perlu khawatir akan biaya karena menggunakan USG adalah yang paling akurat dan aman, karena akan membuat wanita lebih siap dalam menjalani proses kelahiran nantinya. Dikatakan bahwa tingkat kesalahan pada USG hanya sekitar 5 persen saja, dan 95 persen sisanya sangat akurat.

USG dilakukan dalam dua cara yaitu cara transvaginal dan transabdomial. Pastinya j dokter juga akan menyarankan para calon ibu untuk memeriksakan dengan alat USG untuk mendapatkan data yang akurat. Umumnya hal ini dilakukan saat usia kehamilan sudah mencapai sekitar delapan bulan hingga delapan belas bulan.

Berikut tadi adalah  Cara Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa Hpht, sekiranya dapat bermanfaat.


 
Back To Top