cara supaya cepat hamil

Dapatkan Tips Cara Cepat Hamil Alami Disini

Kapan Sebaiknya Periksa Kehamilan Pertama Kali? Cek Kebenarannya Terlebih Dahulu

kapan sebaiknya periksa kehamilan pertama kali
@adira.suhaimi
Kapan sebaiknya periksa kehamilan pertama kali? Buat orang tua yang baru mendapatkan anak untuk pertama kalinya selalu penasaran akan hal tersebut. Pertanyaan tersebut tidak akan terjawab sebelum pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan.


Penjelasan Pemeriksaan Kehamilan


Pemeriksaan kehamilan merupakan sebuah pemeriksaan yang sangat terencana dari dokter kandungan untuk pasiennya. Melakukan pemeriksaan kehamilan selalu pada saat awal masa kehamilan hingga kehamilan terus berkembang mencapai 9 bulan. Adapun tujuan dari pemeriksaan kehamilan ini adalah agar sang ibu dapat melihat perkembangan janin sampai bayi keluar. Ibu juga dapat mengetahui kesehatan diri sendiri dan juga sang bayi.

Pemeriksaan ini juga dapat mendukung kelancaran pada saat proses melahirkan bayi. Itu sebabnya, ketika wanita sudah memeriksakan dirinya menggunakan testpack, segera lakukan pemeriksaan kehamilan ke dokter kandungan. Dokter akan langsung memastikan kondisi dari rahim Anda apakah janin mulai tumbuh dengan prediksi usia janin tersebut.

Pemeriksaan Kehamilan Waktu Yang Tepat


Banyak wanita yang bingung untuk menentukan waktu yang tepat untuk memeriksakan kehamilan di awal-awal. Baiknya melakukan pemeriksaan pertama kali adalah pada saat kehamilan berada di trimester pertama. Yaitu, ketika Anda sudah merasakan siklus haid telat beberapa minggu dan berlanjut dengan melakukan testpack. Jika hasil dari testpack menunjukkan positif, ada baiknya segera memeriksakannya ke dokter kandungan yang terpercaya.

WHO bahkan menganjurkan wanita hamil untuk selalu memeriksakan kandungannya setiap 4 minggu sekali. Dimulai dari trimester pertama hingga trimester kedua. Saat trimester ketiga, Anda bisa menambahkannya menjadi 2 minggu sekali. Karena 3 bulan terakhir adalah saat-saat janin mulai siap untuk keluar.

Jenis-Jenis Pemeriksaan


Pemeriksaan kehamilan ternyata memiliki jenis-jenisnya. Jenis-jenis pemeriksaan kehamilan tersebut agar bisa memastikan dengan tepat mengenai kehadiran janin pada rahim apakah benar adanya, kondisi fisik dari sang ibu, kondisi rahim dan kandungan, prediksi usia janin, dan kerentanan janin. Dari hasil pemeriksaan kehamilan tersebut, dokter kandungan bisa menentukan keadaan sang ibu dan juga bayi, serta apa saja yang sangat dianjurkan untuk dilakukan dan dilarang.

Pemeriksaan Cek Darah


Memeriksa kehamilan seseorang bukan hanya melihat keadaan rahim menggunakan alat USG saja. Sang ibu juga harus melewati pemeriksaan dengan melakukan tes laboratorium berupa cek darah. Tes laboratorium pada pemeriksaan kehamilan terdiri dari mengecek rhesus darah, golongan darah, gula darah, hemoglobin, dan juga pemeriksaan skrining.

Setiap tahap tersebut bertujuan agar mengetahui dengan baik apakah darah pada tubuh ibu mengalami masalah atau memungkinkan timbul penyakit berbahaya atau tidak. Dari sana, dokter kandungan bisa memberikan beberapa pencegahan sebelum dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin.

Pemeriksaan Urine Antenatal


Untuk tes urine antenatal merupakan tes yang mengharuskan ibu mengeluarkan urine untuk dijadikan sampel tes. Tes ini dapat mengetahui kandungan protein pada diri ibu dan janin. Jika terdapat kandungan protein pada urine ibu maka, ada suatu infeksi yang menyerang ibu dan harus segera diobati. Pencegahan dini agar ibu terhindar dari gejala preeklampsia saat melahirkan.

Jika ditanya kapan sebaiknya periksa kehamilan pertama kali yang sangat tepat? Atau apakah sudah waktunya kantung janin dapat terlihat di alat USG? Maka jawabannya adalah pada saat Anda mulai merasakan perubahan pada tubuh. Jika badan mulai merasa tidak sehat dan siklus haid tidak lancar, Anda bisa mencoba dengan testpack terlebih dahulu. Jika positif, segera lanjut ke dokter.
 
Back To Top