cara supaya cepat hamil

Dapatkan Tips Cara Cepat Hamil Alami Disini

Kepala Bayi Sudah Masuk Panggul? Segera Lakukan Hal-hal ini Menjelang Persalinan!

Kepala bayi sudah masuk panggul tapi belum ada tanda melahirkan sering membuat para calon ibu cemas. Walaupun gejala persalinan belum muncul, sebaiknya Anda segera melakukan persiapan dan perawatan maksimal.

pinterest

Berbagai persiapan menjelang persalinan


Normalnya, kelahiran normal terjadi saat kandungan memasuki usia 38 hingga 42 minggu. Berbagai kebutuhan biasanya disiapkan jauh-jauh hari sebagai bentuk antisipasi bila kelahiran datang lebih cepat dari tanggal prediksi. Lantas, apa saja yang harus Anda siapkan agar persalinan berjalan lancar?

  • Mengenali gejala-gejala melahirkan. Masuknya kepala bayi ke panggul adalah satu dari sekian tanda yang perlu diketahui. Selain itu, kondisi kesehatan setiap perempuan yang berbeda akan membuat gejala yang sama tidak selalu sama. Satu hal yang pasti, Anda harus siap dan mampu mengelola stres agar kesehatan kandungan tetap stabil;
  • Rajin mengunjungi dokter kandungan atau bidan. Berkaitan dengan poin sebelumnya, Anda akan lebih mudah mengenal gejala persalinan bila didampingi dokter kandungan atau bidan terpercaya. Jangan ragu menanyakan hal-hal penting seputar masa kehamilan dan persalinan untuk mendapatkan informasi paling akurat;
  • Memilih kebutuhan untuk bayi. Menjelang due date, masukkan kebutuhan-kebutuhan sang jabang bayi di dalam tas khusus. Pilah barang-barang yang benar-benar urgen seperti pakaian, selimut, botol susu, hingga obat-obatan tertentu. Dengan begitu, Anda dan pasangan tidak akan repot membawanya saat harus buru-buru ke rumah sakit.

Macam-macam perawatan sebelum melahirkan


Umumnya, calon ibu tidak akan merasakan banyak keluhan selama trimester tiga. Di sisi lain, Anda patut merawat diri agar kandungan tidak mengalami masalah krusial. Termasuk saat Anda mengetahui kepala bayi sudah masuk panggul tapi belum ada tanda melahirkan.

1. Tetap mengkonsumsi makanan bergizi. Jangan sembarangan menyantap makanan kendati Anda sudah jarang merasakan mual-mual saat usia kandungan sudah tua. Tetap seimbangkan asupan gizi dan nutrisi agar pertumbuhan janin di dalam rahim berkembang baik. Sayuran dan buah-buahan adalah salah dua jenis makanan yang tak boleh Anda lewatkan;

2. Perbanyak air putih, hindari minuman es. Perempuan yang sedang mengandung cenderung mudah kekurangan air. Supaya Anda tidak mengalami dehidrasi, minum air putih 8 sampai 10 gelas per hari. Selain itu, hindari jenis minuman yang mengandung kafein dan es karena akan mengganggu kesehatan bayi;

3. Kurangi aktivitas-aktivitas berat. Calon ibu yang akan bersalin tidak dilarang melakukan aktivitas, hanya saja frekuensinya harus dikurangi. Terutama kalau kegiatan-kegiatan yang Anda jalankan cukup berat sampai ekstrem. Isi waktu Anda dengan olahraga atau latihan fisik yang akan membantu proses melahirkan seperti meditasi dan yoga;

4. Mengendalikan tekanan dan stres. Fluktuasi hormon pada ibu hamil yang kurang stabil membuat mereka lebih mudah tertekan secara emosi. Akibatnya, Anda akan mudah stres dan kalau tidak dikendalikan, tekanan darah Anda akan turun atau naik drastis. Maka dari itu, Anda harus mampu mengelola stres sejak dini untuk melancarkan persalinan.

Persiapan dan perawatan di atas tentunya mudah diterapkan bersama pasangan dan keluarga Anda. Diskusikan setiap kemungkinan dan peluang. Lantas, jangan mudah panik kalau dokter yang menangani Anda merekomendasikan obat tertentu yang harus dikonsumsi demi menjaga kesehatan janin.

Jadi, tidak perlu panik saat kepala bayi sudah masuk panggul tapi belum ada tanda melahirkan. Segera konsultasikan bersama ahli dan ikuti setiap instruksi yang disarankan. Semoga persalinan Anda berjalan sesuai harapan!
 
Back To Top